10 Hotel Dengan Konsep Urban Art

Setiap penggemar seni jalanan yang sedang bepergian ke suatu tempat baru pasti ingin melihat sebanyak mungkin seni jalanan yang ada disana. Daripada jauh berjalan kaki dan berputar-putar, mengapa tidak melihat seni jalanan dari dalam kamar? Karena di berbagai belahan dunia ini terdapat hotel unik dengan konsep urban art menempel di setiap bagian dinding bangunannya, dari Berlin, Marseille, London, Ibiza, San Francisco, New York, Minneapolis, North Minneapolis, dan Melbourne.

1. Ace Hotel – New York

Ace-New-York

Hotel ini menyimpan banyak sejarah, berdiri berabad-abad di tengah Manhattan, bangunan ini menjadi cagar budaya yang dilindungi. Ace New York telah menjadi penghubung bagi New Yorkers, Brooklynites, dan pelancong internasional yang ingin menikmati seni urban di hotel ini. Dari mulai lobi hingga tempat tidur semua penuh dengan karya seni urban yang menakjubkan yang dibuat oleh Michael Anderson, Ryder Robinson, The Little Friends, dan berbagai seniman lokal lainnya.

2. The Cullen Hotel – Melbourne

The-Cullen

The Cullen membawa budaya jalanan Melbourne ke lingkungan hotel mereka. Hotel ini telah dirancang khusus dengan tema “Street Art Suites” yang memungkinkan para tamu untuk menikmati seni jalanan di kamar megah hotel mereka. Para seniman melukis di setiap kamar suite deluxe dan diberikan fasilitas menginap disana. Dengan seni jalanan tambahan yang tersebar di seluruh hotel, menginap di The Cullen Hotel adalah pengalaman yang menyenangkan untuk setiap penikmat street art.

3. Nhow – Berlin

nhow-Berlin

Hotel Nhow di Berlin memiliki konsep seni dan musik yang berlokasi langsung menghadap tepi sungai Spree di Friedrichshain, merupakan pusat creative scene, fashion, dan musik. Hotel ini memiliki dua studio musik, episentrum, dan galeri tempat memajang karya street art. Koridor pun dibuat artistik dengan rancangan oleh Robert Matzke alias Rookie dan David Radon.

4. Au Vieux Panier – Marseille

Au-Vieux-Panier

Para seniman, desainer grafis, dan pelukis dari berbagai tempat diundang untuk menggambari setiap kamar dengan gaya mereka masing-masing di hotel yang merupakan bangunan tua abad 17. Sebagai informasi, Au Vieux Panier mengubah gambar dalam kamar mereka setiap tahun! Setiap kamar memiliki suasanan berbeda, dan setiap artis dengan cara mereka sendiri berhasil menciptakan sesuatu yang menakjubkan, berani, dan berbeda.

5. Hotel Des Arts – San Francisco

Hotel-des-Arts-Buff-Monster

Hotel Des Arts terletak di jantung kota San Francisco dengan kamar menampilkan karya-karya seniman kontemporer seperti Buff Monster dan The London Police. Berlokasi tepat dengan persimpangan Union Square pusat dari distrik keuangan, dan tepat bersebelahan dengan gerbang Chinatown, hotel ini menawarkan suasana dimana orang bisa menikmati seni dengan cara baru dan cepat. Seperti tinggal berhari-hari di dalam galeri.

6. The Weinmeister – Berlin

The-Weinmeister

Hotel ini memiliki 84 kamar dan berlokasi di distrik Mitte yang merupakan daerah yang paling dinamis di Berlin. Distrik ini memang ditujukan bagi wisatawan yang menyukai seni, musik, fashion, dan bidang kreatif lainnya. The Weinmeister Hotel memiliki filosofi yang berfokus pada relaksasi, kenyamanan, layanan 24 jam, dan kamar yang stylish. Oleh karena itu setiap kamar dikombinasikan dengan seni jalanan, furnitur unik, dan tempat tidur yang besar, membuat hotel ini menjadi salah satu yang unik di Berlin.

7. Urban Spaces Art Hotel – Ibiza

Urban-Spaces

Urban Spaces Hotel merupakan proyek seni yang disamarkan dalam boutique art hotel. Hotel ini awalnya merupakan kanvas besar berwarna putih yang saat ini di setiap sudutnya memiliki karya seni mengagumkan. Gambar baru ditambahkan setiap hari dengan hotel yang beroperasi sepenuhnya. Dari lantai ke langit-langit, meja resepsionis ke teras paling atas, dan sekelilingnya, semuanya menempel karya dengan gaya berbeda, konsep yang berbeda, artis yang berbeda, dan kesan yang berbeda pula. Beberapa artis yang pernah terlibat diantaranya Raul Moya, Chapter, Solo, Mikey Brain, Snik, Tito from Arteria, William Worrell, Yas Mina dan Mr Donka.

8. Ace Hotel – London

Ace-London

Hotel ini menugaskan 100 seniman untuk menciptakan karya seni untuk masing-masing kamar dan ruang untuk publik. Karya-karya berkisar tipografi dan fotografi dengan lukisan bergaya street art. Kalian akan menemukan karya-karya Alexis Diaz, Ben Eine dan Anthony Lister yang terletak di ruangan untuk umum. Jika kalian masuk ke kamar 134 disana akan ditemukan dinding yang ditutupi oleh foto berwarna dari Richard Evans. Di kamar 113, Jonathan Barnbock telah membuat sesuatu dengan skala besar yang terinspirasi oleh tipografi neoklasik zaman Victoria. Sedangkan dinding kamar suites 533 dan 534 dihias oleh Justin Ashbee dengan tenunan tekstil dalam pola geometris sederhana.

9. Le Meridien Chambers – Minneapolis

Le-Meridien-Chmbers-Minneapolis

Merupakan hotel mewah dengan konsep seni pertama di Minneapolis. Hotel ini memiliki lebih dari 200 karya seni kontemporer dan merupakan koleksi pribadi dari pemilik hotel Ralph Burnet. Kalian bisa menemukan koleksi dari Burnet ini di Minneapolis Burnet Art Gallery diantaranya, karya kontroversial  dari gerakan Young British Artist yang bisa ditemukan di sekeliling hotel. Karya besar lainny merupakan buatan dari: Gary Hume, Sam Taylor-Wood, Tracy Emin, dan Damien Hirst.

10. Bridge Hotel – Melbourne

Bridge-Hotel

Sejak dibuka pada November 2011, Bridge Hotel telah menjadi salah satu cara berkespresi bagi masyarakat seni kota Melbourne. Dari setiap sudut ruangan kalian akan menemukan sneak peek dari bentuk seni yang indah, dan jika melihat dengan perspektif lebih dekat, karya bisa dengan jelas dilihat. Karya meliputi stensil berlapis-lapis, wheatpaste, dan pieces aerosol.

Sumber


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *