Anatomi Polo Shirt

Selama beberapa dekade polo shirt telah menjadi pakaian primadona yang banyak dikenakan semua orang. Pakaian ini memang nyaman digunakan ketika santai maupun berolahraga. Rene Lacoste, sebagai pionir pembuat polo shirt sengaja menciptakan pakaian ini untuk mengalahkan cuaca panas ketika berolahraga. Kegiatan olahraga tentu membutuhkan pakaian yang menunjang gerak dan performa dalam melakukan berbagai gerakan, pakaian yang tidak pas untuk olahraga tertentu pastinya akan menghambat atlit tersebut dalam bergerak. Terlepas dari sejarahnya, kini polo shirt merupakan fashion item yang wajib dimiliki, dan edisi #WedWearing kali ini Wadezig! mencoba mendekonstruksi bagian-bagian apa saja yang terdapat pada polo shirt.

CuttPolo

Collar

Collar dikenal dengan nama kerah, merupakan bagian melengkung di leher yang biasanya terbuat dari kain rajutan. Awalnya, penggunaan kerah berfungsi untuk melindungi leher belakang atlet tennis dari sengatan sinar matahari (olahraga pertama yang mengenakan polo adalah tennis). Kini kerah pada polo shirt mulai bervariasi dari mulai warna hingga penggunaan bahan.

Tape

Bagian ini terdapat di dalam polo shirt tepatnya di bawah kerah, biasanya berupa pita/kain berwarna putih yang dijahit secara horisontal. Tape memiliki dua fungsi utama:

1. Agar kerah tidak bergeser dan tetap pada posisinya

2. Menyerap keringat yang menetes ketika berolahraga

Placket & Buttons

Placket merupakan bagian vertikal di bawah kerah yang berfungsi juga sebagai lubang kancing. Bagian ini diasosiasikan juga dengan banyaknya kancing yang ada, sehingga muncul istilah “two buttons placket”, atau “three buttons placket”. Desain polo shirt untuk wanita kadang-kadang tidak memiliki kancing atau dikenal dengan istilah v-neck.

Cuffs

Cuffs terdapat pada bagian ujung lengan polo, yang dibuat dari rajutan dengan bahan elastis agar bisa meregang atau tampak body fit.    

Side Seam

Merupakan jahitan samping, penghubung bagian depan dan belakang polo shirt. Jahitan samping membantu memberikan ukuran polo shirt bentuk yang lebih pas.

Side Vent

Beberapa merk polo shirt, khususnya untuk digunakan atlet ketika berolahraga biasanya terdapat lubang ventilasi di bagian samping. Lubang ventilasi berfungsi untuk sirkulasi udara si atlet dan menjaga suhu badan agar tetap dingin.

Extended Tail

Apabila kamu menemukan bagian belakang polo yang lebih panjang dari bagian depan itu bukan merupakan produk gagal, itulah yang disebut extended tail. Bagian belakang yang lebih panjang memungkinkan polo shirt tidak keluar ketika menggunakan gaya tucked in.

Hem

Hem terletak di bagian bawah dalam polo shirt, biasanya menggunakan dua jahitan rantai yang saling mengunci. Fungsi jahitan rantai ini untuk memperkuat bagian bawah polo dan menimbulkan kesan finishing yang rapih.

Itulah beberapa bagian umum yang terdapat pada polo shirt, Wadezig! pun memiliki koleksi polo shirt terbaru yang bisa kamu cek di sini.

Sumber


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *