Babyterry vs Fleece

Ketika kita berbelanja online, kita tidak bisa melihat langsung barang yang akan kita beli. Kita hanya bisa melihat foto dan membaca detail barang tersebut. Sebagai contoh saat kita membeli sweater secara online. Kita tidak dapat mengetahui dan merasakan secara langsung bagaimanakah material sweater tersebut. Oleh karena itu, kita perlu memiliki pengetahuan mengenai jenis-jenis material pakaian sebelum memutuskan untuk membeli. Apalagi terdapat banyak jenis tekstil (kain) yang digunakan di industri fashion. Khusus untuk sweater, material yang cukup umum digunakan di Indonesia adalah babyterry dan fleece. Bagaimanakah karakteristik kedua material tersebut. Berikut ulasannya.

Baby Terry

Material babyterry dulu dikenal dengan nama terry. Bahan ini sangat lembut, lentur dan mampu menyerap air karena terbuat dari katun (serat kapas) dengan perbandingan 80% cotton dan 20% polyterry. Babyterry memiliki tekstur berupa rajutan ganda dan tekstur dalam berupa bulatan.

terry

WFM0033027 GOON HEATER GREY IDR 229.000

Awalnya material ini digunakan untuk produk seperti handuk, pakaian bayi, dan pakaian anak-anak. Karena cocok digunakan untuk bayi maka material ini dinamakan babyterry, namun kini tidak hanya pakaian bayi pakaian dewasa pun banyak yang menggunakan material ini. Bahan ini disukai karena lembut, dingin, dan ringan, terutama cocok untuk dipakai di daerah tropis di siang hari. Walaupun ringan dan tipis, material babyterry mampu menahan panas tubuh pada malam hari karena mempunyai bulu-bulu halus seperti halnya selimut yang terbuat dari katun.

Fleece

Hampir sama dengan babyterry, material fleece juga lembut, berbulu halus dan hidrofobik (menyerap air). Bahan ini terbuat dari 80% cotton dan 20% wool atau imitasi wool yang terbuat dari polyester. Fleece biasanya lebih kasar, lebih kaku, lebih tebal, warna lebih cerah daripada babyterry.

fleece

WFM0033030 JURGIS MAROON IDR 229.000

Bagi yang melakukan aktivitas luar ruangan di malam hari atau berada dalam cuaca dingin, fleece lebih disukai karena lebih mampu menjaga suhu tubuh agar tetap hangat. Namun ketebalannya membuat fleece agak gerah apabila digunakan di siang hari.

Secara umum, masyarakat lebih mengenal material fleece karena seringnya material ini digunakan dalam pembuatan sweater. Babyterry memang kurang familiar di kalangan masyarakat, tetapi material ini bisa menjadi pilhan alternatif bagi yang ingin mendapatkan kenyaman ekstra. Jadi material mana yang jadi pilihanmu Crowds, babyterry atau fleece? Beri kami komentar di bawah, dan untuk melihat koleksi sweater Wadezig! lihat di sini.

Referensi


4 replies on “Babyterry vs Fleece

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *