Berkunjung ke Markas Maternal Disaster

Kalau dilihat dari sejarah tumbuh berkembangnya, memang pada awalnya hampir semua brand lokal itu muncul dari semangat idealisme, anti-kemapanan, independen, atau apalah itu namanya. Tapi setelah bertahun-tahun, ketika tanpa disadari semangat anti-culture itu sudah menjadi culture, sidestream sudah menjadi mainstream, brand apa yang masih bisa bertahan dengan idealismenya?

Ngga banyak.

Sebagian berjatuhan dan menyerah kalah, sebagian lagi memilih untuk manut terhadap industri supaya tetap bertahan.

Maternal Disaster adalah satu dari sedikit sekali brand yang bisa terus bertahan tanpa harus manut terhadap industri atau apapun. Berdiri sejak 2003, Maternal masih terus menghasilkan karya-karya khas mereka yang berkarakter. Padahal, jelas sekali genre yang mereka usung ini sangat segmented. Hanya kalangan tertentu yang bisa memahami ‘kehitaman’ karyanya. Salah satu kalangan tersebut tentu saja Wadezig!. Setiap tahun, Wadezig! mendedikasikan satu bulan khusus untuk merayakan kecintaannya terhadap genre rock yang ‘hitam’ ini. Namanya Rocktober. Bahkan Rocktober tahun ini kita rayakan dengan mengeluarkan seri ilustrasi ber-genre dark metal bertajuk ‘Saints & Sinners’ yang dirilis dalam bentuk t-shirts dan poster.

Lalu selain Wadezig!, siapa lagi yang menggemari karya mereka? Ya banyak. Walaupun mungkin tidak sebanyak penggemar genre yang lebih populer atau mainstream. Tapi Maternal tetap stay true. Tidak hanya dalam berkarya, tapi juga dalam ‘membungkus’ karya-karyanya. Terlihat dari pilihan artis atau band yang mereka ajak berkolaborasi, mulai dari SSSLOTHHH, Auman, sampai Austronautboys, salah satu personil FAB Family yang terkenal dengan ilustrasi hitam putihnya.

Atas dasar kekaguman terhadap attitude dan juga genre yang mereka usung itulah, beberapa waktu lalu Wadezig! berinisiatif untuk berkunjung ke markas Maternal yang jaraknya tak terlalu jauh dari Wadezig HQ. Di sana kami diterima dengan baik oleh owner yang sekaligus merupakan desainer dari Maternal. Begitu masuk ke dalam markas Maternal, kita disuguhkan display berbagai macam produk mereka yang terdiri dari kaos, celana, jaket, kaca mata, dan papan skateboard yang semuanya didominasi oleh warna hitam khas Maternal. Ternyata selain sebagai kantor, para fans Maternal juga sering datang ke sana untuk melihat-lihat dan membeli koleksi terbaru, atau hanya untuk sekedar nongkrong. Masuk ke ruangan kantor, artworks khas Maternal memenuhi dinding. Mulai dari poster-poster, skateboard, figura, dan segala rupa ilustrasi yang akan atau telah menjadi materi produk.

Walaupun memiliki konsep yang berbeda, namun secara attitude, cara menuangkan idealisme dalam karya, bahkan suasana kantornya, sangat mengingatkan pada Wadezig!. Senang sekali rasanya bisa bertemu, ngobrol, dan saling bertukar pikiran dengan orang-orang bervisi sama. Orang-orang yang masih terus terus bertahan dengan apa yang mereka percaya. Orang-orang yang percaya dan tahu betul apa yang mereka mau tanpa harus berkompromi dengan apapun yang tidak perlu.

Dan itulah Maternal. Dari dulu mereka seperti itu, sampai sekarang mereka masih begitu. Karena memang itulah mereka, itulah yang mereka suka, dan itulah yang mereka jalani, entah akan disukai atau tidak. Attitude yang patut diacungi jempol.

Di bawah ini adalah foto-foto yang diambil selama kunjungan Wadezig! ke markas Maternal Disaster. Untuk tahu lebih banyak tentang Maternal, silakan kunjungi website www.maternaldisaster.com dan follow twitternya @maternalDSSTR.

maternal-2

maternal-3

maternal-4

maternal-5

maternal-6

maternal-7

maternal-8

maternal-9

maternal-10

maternal-11

maternal-12

maternal-13

maternal-14

maternal-15

maternal

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *