Bermain Tipografi Simetris Di Artwork “De Still”

De Stijl (The Style) dikenal sebagai aliran seni yang tidak representasional, tidak ilustratif ataupun naratif. Semua yang mangandung rasa emosional adalah tabu. Konsep ini diwujudkan dalam pemikiran utopia dalam mewujudkan abstraksi dan keuniversalan dengan mengurangi kekayaan pada bentuk dan warna semaksimal mungkin. Aliran ini disebut juga sebagai Neo-Plastisisme karena mengusung pola geometris dan susunan konstruksi yang sangat teknis. Aliran ini dikenalkan sekitar tahun 1917 di Leiden, Belanda, oleh pelukis, penulis dan kritikus Theo van Doesburg, dan Piet Mondrian, bersama dengan seorang arsitek Gerrit Reitveld.

Piet Mondrian, Composition with Red, Blue and Yellow, 1930.

De Stijl merujuk juga pada nama jurnal/majalah seni di Belanda yang mereka buat untuk mempropagandakan aliran seni ini. Edisi pertama majalah De Stijl pada bulan Oktober 1917 menampilkan sampul berisi huruf abstrak yang terdiri pola-pola balok hitam. Dimana judul dari kata De Stijl digambarkan dengan susunan tipografi persegi panjang yang terfragmentasi. Dalam buku Dutch Type karya Jan Middendorp, van Doesburg menyebutkan bahwa Vilmos Huszar bertanggung jawab untuk merancang sketsa sampul tersebut. Ini bisa diasumsikan  bahwa Huszar juga yang menggambar keseluruhan teks di bawahnya.

Desain sampul pertama majalah De Stijl, yang digunakan sejak tahun 1917 sampai 1920. Gambar abstrak dirancang oleh Vilmos Huszar.

Berbicara soal tipografi, Theo van Doesburg pun sempat merancang sebuah alfabet dimana setiap huruf berdasarkan pada kotak yang dibagi menjadi 25 kotak-kotak kecil. Ini dikembangkan jauh sebelum adanya perangkat komputer dan font berbasis digital, jenis font tersebut dikenal sebagai “Architype Van Doesburg”.

Theo Van Doesburg, Alphabet, 1917. (Sumber foto: iconofgraphics.com)

Van Doesburg sendiri sudah mengaplikasikan desain tipografi miliknya pada beberapa karya, seperti pada logo “Revolutionary-Socialist Intellectuals” 1919. Pada logo ini ia lebih banyak bermain dengan huruf-huruf lebar, dibuat demikian agar deretan huruf terlihat sejajar atau justify.

Desain logo Bond van Revolutionaire Socialistische Intellectueelen, 1919. (Sumber foto: iconofgraphics.com)

La Section d’Or, 1920. (Sumber foto: iconofgraphics.com)

Berikut adalah contoh desain tipografi yang dibuat oleh beberapa rekan van Doesburg, Pietz Zwart.

Pietz Zwart, logo untuk IOCE, 1922-1923.

Singkat cerita, setelah periode perang dunia ke-2 berakhir, banyak dari seniman De Stijl berpisah. Seiring meredupnya dan terjadinya perpecahan diantara Theo van Doesburg yang aplikatif dan Piet Mondrian yang teoritis. Bersama dengan El Lissitsky, Theo van Doesburg pun memulai aktifitas baru selain melukis dan mempromosikan gerakan De Stijl. El Lissitsky yang dikenal dengan ciri khas karyanya yang sangat reduktif dan murni, yang bisa disebut sebagai cikal bakal lahirnya aliran Tipografi Baru.

Proses pencarian referensi pada buku. (Dok. Pribadi)

Dengan sedikit pembahasan mengenai beberapa sejarah tipografi pada aliran De Stijl di atas, dalam Case Study kali ini kami ingin mengupas cerita di balik desain “De Still”, yang tak sengaja kami temukan pula pada buku Graphic Style: From Victorian to New Century terbitan tahun 2011 oleh Seymour Chwast dan Steven Heller.

Gambar kanan dengan bertuliskan “Wdzg! Fight and Play”, dan referensi (gambar kiri) karya Vilmos Huszar.

Ketertarikan kami akan seni tipografi tertuju langsung pada sebuah karya Vilmos Huszar, bertuliskan “Boek van Lena de Roos”. Proses penerapan pada masing-masing huruf pun kami eksekusi dengan saksama, mulai dari kerning antar huruf dan skala pada masing-masing karakter. Dengan sedikit perubahan gaya lengkungan bergelombang menyerupai bendera, yang kami rasa tak mengurangi ciri khas dari gaya tipografi.

Referensi 1
Referensi 2


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *