Cara Merawat Tas Berbahan Kulit Sintetis

1970614_10152308442835928_827183655_n

Merawat tas berbahan kulit sintetis sebenarnya mudah tapi karena banyak yang mengabaikannya akhirnya tas mereka  menjadi cepat rusak. Pada artikel #WedWearing kali ini Wadezig! akan mencoba menuliskan tips tentang cara merawat tas kulit sintetis agar umurnya panjang.

Sebelum kami menulis mengenai tips-tipsnya terlebih dahulu kamu perlu tahu bahwa hampir semua tas kulit sintetis biasanya tidak berumur panjang (kecuali tas kulit sintetis merk branded dengan kualitas grade AAA ke atas). Masalah yang biasa muncul antara lain:

  • Kulit tas mengelupas. Hal ini pasti terjadi pada 80% tas kulit sintetis walaupun hal tersebut tentunya bergantung pada kualitas bahan yang di gunakan. Ada beberapa bahan yang awet ada juga yang cepat mengelupas (dalam hitungan bulan) karena pengaruh panas atau lembab (kondisi lingkungan).
  • Jahitan lepas karena memang biasanya tas kw dengan harga murah jahitannya pasti mudah putus. Masalah ini bisa di atasi dengan menjahit ulang tas anda dengan benang yg kuat di penjahit tas.

Seperti kata orang-orang bijak “lebih baik mencegah daripada mengobati”, maka sebelum masalah pada tas kamu muncul ada baiknya kamu melakukan tindakan pencegahan agar tas kamu lebih awet dan kalaupun rusak – yang suatu saat pasti terjadi – paling tidak hal tersebut terjadi ketika tas kamu sudah berumur tahunan.

Berikut adalah beberapa tips yang sudah kami praktekkan secara pribadi dan berhasil membuat tas-tas kulit sintetis saya awet hingga berumur tahunan.

  1. Hindari tas terlalu sering terpapar sinar matahari secara langsung terutama saat panas matahari sedang terik-teriknya.
  2. Simpan tas kamu di tempat yang tidak tidak lembab, Tempat yang lembab akan membuat bahan kulit sintetis rapuh sehingga cepat mengelupas. Selain itu tas juga akan cepat jamuran dan berbau apek. Jika kamu menyimpan di dalam lemari selalu gunakan produk/alat penyerap kelembapan di dalam lemari tas kamu.
  3. Angin-anginkan tas kamu di tempat teduh selama 1-2 jam, 1-2 kali dalam seminggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *