[Case Study] Jerusalem Zone

Mengutip tulisan terdahulu di blog ini tentang kisah Jerusalem, Jerusalem adalah kota yang terletak di persimpangan dunia, persimpangan dari banyak sejarah umat manusia di dunia juga persimpangan dari agama-agama samawi di dunia, bahkan di dalam kitab-kitab suci samawi Jerusalem disebut sebagai minuman yang memabukkan bagi orang-orang sekelilingnya dan yang bisa menguasainya adalah orang-orang terpilih.

Sejarahnya yang panjang, keunikannya, dan filosofinya yang sangat mendalam itulah yang membuat Wadezig! memiliki kekaguman dan ketertarikan personal terhadap kota ini. Setelah sederetan panjang karya-karya desain yang terinspirasi dari kota Jerusalem kami buat, termasuk edisi spesial Jerusalem Biblical Series, inspirasi dari kota ini terus mengalir seakan tidak ada habisnya.

Karya terbaru kami yang termasuk dalam rilisan awal April ini kembali mengambil inspirasi dari kota Jerusalem. Karya ilustrasi berjudul Zone ini merupakan gambaran dari sebuah area di Jerusalem yang diberi nama kota lama Yerusalem, sebuah kota yang di kelilingi tembok-tembok. Kota ini memiliki arsitektur bersejarah, yang di dalamnya terdapat pembagian wilayah bagi umat Kristen, Muslim, Yahudi dan Armenia. Seperti yang dijelaskan dalam kutipan di atas, Jerusalem merupakan persimpangan dari berbagai agama. Jadi anggapan bahwa Jerusalem merupakan kota Kristen atau Yahudi adalah salah. Jerusalem merupakan kota suci bagi berbagai agama dan kepercayaan. Itulah yang membuatnya menjadi istimewa. Lebih mendalam tentang kisah Jerusalem bisa dibaca di sini.

Sebagaimana digambarkan dalam ilustrasi ini, kota lama Yerusalem dikelilingi oleh tembok batu dan menjadi lokasi situs-situs suci di dunia. Di masa lalu, kota ini pernah ditaklukan, dihancurkan, dan dibangun kembali berulang kali, sehingga meninggalkan sejarah dan budaya yang berbeda-beda. Ketika wilayah ini menjadi fokus dari berbagai cerita mengenai perbedaan dan konflik antara orang yang berbeda agama, mereka bersatu dalam menghormati tanah suci ini. Kota lama Yerusalem juga terdaftar sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO.

Secara teknis, ilustrasi ini dibuat menggunakan campuran teknik analog dan digital. Sebagaimana yang terlihat, ilustrasi tersebut menggambarkan suasana asli dari kota lama Yerusalem yang dipenuhi bangunan batu, dan dikelilingi tembok batu. Bentuk kota yang persegi merupakan penggambaran pembagian wilayah bagi masing-masing pemeluk agama yang berbeda. Ilustrasi dasar yang dibuat menggunakan drawing pen dan kertas, lalu di-scan untuk di-retouch menggunakan Photoshop. Setelah itu, tipografi JERUSALEM dibubuhkan dengan menggunakan typeface Nina-Bold.

Berikut ini merupakan foto lanskap kota lama Yerusalem, ilustrasi yang menjadi referensi dalam pembuatan karya. Di bagian bawah adalah final artwork, dan aplikasinya pada t-shirt. Produk ini sudah bisa dipesan sekarang melalui tautan ini.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *