[Case Study] Salty

Salty dalam kamus urban memiliki artian; suatu tindakan kaget, amarah, sinis, perasaan getir atau merasa dipermalukan. Itu merupakan ciri-ciri khusus bagi seseorang yang mudah merasa tersudutkan/ tersinggung.

Diambil dari kata dasar salt yang memiliki arti asin yang identik dengan rasa garam, istilah ini sangat sering digunakan oleh musisi hip-hop era tahun 2000-an yang dilantunkan kepada para haters.

Lebih jauh lagi mengenai istilah Salty ini bisa kita lihat dalam lirik salah satu lagu dari musisi Chief Keef dengan berjudul yang sama “Salty”. Lagu ini bercerita tentang seorang gadis yang tidak menyukai Chief Keef ketika sebelum tenar, akan tetapi setelah ketenarannya tiba, gadis ini berbalik ingin memilikinya. Berikut kutipan liriknya;

“Million dollar house keys, get the f*ck off me/damn almighty cause I know you feel salty,”.

Lirik tersebut bisa diartikan sebagai “I have lots of cash money, u mad, bro?”. Hanya saja Chief Keef sudah menggambarkan seorang wanita yang sedang berperasaan salty, bukan berarti hanya wanita saja yang bisa mengalami saltiness, karena perilaku ini adalah bukan hanya sebuah emosi yang terdapat pada gender tertentu saja.

Pada dasarnya disadari atau tidak kita semua pernah merasakan yang namanya saltiness, berikut ada 3 skenario yang mana mungkin salah satunya pernah kalian alami.

1. Pada jam-jam kelas

Katakanlah kalian mencoba mengangkatkan tangan ketika ingin menjawab sebuah pertanyaan, akan tetapi kalian malah salah menjawabnya. Dan kemudian sang guru menunjuk siswa lain yang kebetulan adalah musuh bebuyutanmu, dan dia pun menjawab pertanyaannya dengan benar. Meskipun kamu sangat memahami dengan baik pertanyaan tersebut dibandingkan dia. Sejak itulah kamu mulai merasakan sedikit saltiness dan menerima bahwa  dia yang dapat memberikan jawaban yang tepat. Seringkali perasaan salty ini malah muncul ketika kita menelan pahit sebuah kesalahan atau ketika merasakan terjatuh didalam situasi, namun kamu sangat membenci hal itu.

2. Ketika sedang berada dalam transportasi publik

Sky Ferreira GIF - Find & Share on GIPHY

Ketika seseorang duduk berhadapan dengan posisi dudukmu, perasaaan saltiness ini pun muncul, meskipun mungkin saja orang tersebut hanya menatapmu sebagaimana saat kamu normal menatapnya. Tetapi selama orang itu tidak duduk mengangkang, ya sudah lah.

3. Ketika kamu menemukan seseorang yang berpakaian sama seperti yang kamu kenakan

Cat GIF - Find & Share on GIPHY

Diluar, kamu akan berkata “SHOOT! kembaran, kita harus mengabadikan momen ini dengan berfoto!” mungkin saja, tetapi di dalam diri kamu sudah tidak tahan dengan merasakan saltiness yang ada atau pergolakan didalam hati karena “Berani-beraninya dia merasa lebih keren dari yang saya kenakan”.

Dan tentu saja, perasaan salty ini dari dan hingga kapanpun akan menjadi tindakan natural dari seorang manusia (itupun jika tidak diharapkan). Hidup dalam saltiness mungkin tidak baik bagimu, terhadap temanmu, dan juga keluargamu, atau bahkan orang lain yang ada pada lingkungan didalam komunitasmu; Saltiness sendiri bisa berujung menjadi sebuah amarah, kekecewaan, dan perasaan yang tidak bahagia, itupun tergantung pada tempat dan waktunya. Kita pun tidak sepantasnya selalu menanamkan pemikiran-pemikiran tersebut terlalu sering di dalam diri.

Apabila digali lebih dalam, asal usul dari istilah Salty ini adalah Salty Dog, sebutan yang ditujukan hanya kepada para anggota angkatan laut, khususnya anggota senior yang sudah banyak berpengalaman berlayar. Salty Dog ini mengandung makna yang sama dengan Old Salt yakni seorang prajurit senior yang sering sekali melaut dalam rentang waktu yang sangat lama. Salty Dog sendiri juga berasal dari istilah yang lain yaitu Sea Dog, yang kurang lebih memiliki pengertian yang sama.

Di kalangan angkatan laut di masa lalu, ada salah satu makanan khas yang sangat legendaris bernama Sea Biscuits atau juga dikenal sebagai Hardtack. Sea Biscuits ini adalah biskuit yang dibuat tanpa campuran garam, yang dirancang sedemikian rupa agar bisa disimpan selama berbulan-bulan di dalam tong pada sebuah kapal, untuk perbekalan dan persediaan makanan para pelaut saat itu.

Ada beberapa fakta menarik mengenai Sea biscuits ini, yaitu di antaranya, jenis biskuit ini, seperti yang bisa kalian bayangkan, sangat luar biasa kerasnya. Bagi seorang pelaut mereka mungkin sudah terbiasa dihidangkan jenis makanan seperti ini setiap saat. Pada tahun 2016 lalu, seorang pengguna Youtube mengulas bagaimana rasa dari sebuah Hardtack pada masa Perang Sipil (1863). Biskuit yang satu ini selain beraromakan dan berasa seperti kapur barus, juga sangatlah keras bahkan setelah dicelupkan ke dalam secangkir kopi hangat pun masih terasa sangat sulit untuk dikunyah dan ditelan. Sea biscuits inilah mungkin yang menjadi alasan kenapa para Old Salts tersebut sangat ambekan dan mudah tersinggung, karena di dalam tubuh mereka terlalu banyak mengandung Natrium Klorida.

Fakta-fakta menarik seputar istilah Salty inilah yang menjadi dasar inspirasi karya di bawah ini. Dengan teknik pointilism, karya ini dibuat secara analog lalu diolah secara digital sebelum kemudian dicetak pada media t-shirt.

Dengan membedah fakta-fakta, cerita menarik, dan inspirasi dibalik karya-karya yang tercetak pada kaos, diharapkan kita semua tidak lagi sekedar mengenakan kaos hanya sebagai pelindung tubuh atau fashion item belaka, tapi juga paham dengan lebih mendalam, apa yang berusaha disampaikan oleh kaos tersebut. Karena di Wadezig!, kami percaya bahwa setiap produk yang kami buat terutama kaos, selalu memiliki ceritanya tersendiri.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *