Catatan Kaki Tentang 15 Tahun Wadezig!

Hari ini setahun yang lalu, perayaan ulang tahun Wadezig! yang ke-14 ditandai dengan jebolnya server website kami akibat serbuan Crowds yang ingin mengikuti program sale yang waktu itu sedang berlangsung. Kejadian ini berujung pada introspeksi kami akan kenyataan bahwa keluarga kecil yang selama ini kami bangun dengan sederhana, tanpa disadari telah memiliki pengikut militan dengan angka yang patut diperhitungkan.

Beberapa langkah penting langsung diambil waktu itu. Salah satunya adalah melakukan upgrade server website. Lompatan besar yang tidak pernah terbayangkan akan kami lakukan sebelumnya.

Setahun kemudian, hari ini, tradisi program sale yang sama kembali dihadirkan. Upgrade server tahun lalu terbukti masih mumpuni menahan gempuran peningkatan traffic website yang cukup signifikan. Menurut statistik, member WDZG! Crowds meningkat cukup drastis selama setahun terakhir. Hal ini tentunya berdampak langsung pada peningkatan traffic website, terutama sejak program sale dimulai. Tapi pelajaran tahun lalu membuat kami lebih siap. Setidaknya sampai tulisan ini dibuat, kondisinya masih aman terkendali.

Kalau tahun lalu ulang tahun yang ke-14 ditandai dengan drama upgrade server Wadezig Online Store, lalu milestone penting apa yang terjadi di tahun ke-15 ini?

Setelah Online Store, tepat di ulang tahun yang ke-15 ini kami dengan bangga menghadirkan Wadezig! Offline Store 2.

Iya, yang kedua. Di Bandung.

Sama halnya dengan kebutuhan server website yang tanpa disadari terus meningkat, kehadiran Offline Store kedua ini juga tak pernah terbayangkan sebelumnya.

Sebenarnya mungkin secara bisnis agak aneh. Toko kedua, setelah 15 tahun? Bukannya itu agak terlambat ya? Bukannya harusnya sudah toko kelima, bahkan kedelapan?

Secara teknis sebetulnya ini bukanlah toko kedua. Sekitar tahun 2008 kami pernah membuka Wadezig! Offline Store di Jakarta. Walaupun tak berumur panjang, tapi Wadezig! Offline Store pernah tercatat dalam sejarah perjalanan kami. Selain itu, Wadezig! Offline Store Bandung juga pernah beberapa kali melakukan make over dan pindah lokasi.

Tahun 2004 hingga 2007 Wadezig! Offline Store bertempat di Jl. Hasanudin No. 19, Dago, Bandung.

Dari tahun 2008 hingga sekarang Wadezig! Offline Store berlokasi di Jl. Sultan Agung No. 7, Bandung.

Wadezig! Offline Store Jakarta sekitar tahun 2008, yang tidak berumur panjang.

Tapi terlepas dari berapapun jumlah toko yang dianggap wajar untuk sebuah brand dengan umur tertentu, kami merasa sangat menikmati setiap detik dari proses yang kami jalani. Mungkin terlalu menikmati, sampai untuk meningkatkan dan atau mengembangkan Online/Offline Store pun kami harus diingatkan oleh para Crowds. Upgrade server dilakukan setelah ternyata serbuan Crowds tidak lagi tertampung oleh server yang lama. Begitu pula dengan Offline Store, yang kehadirannya mendadak menjadi penting setelah Offline Store Sultan Agung dirasa kurang bisa mengakomodir seluruh kebutuhan Crowds.

Tapi begitulah kenyataannya. Wadezig! itu lahir bukan atas dasar kebutuhan ekonomi. Bukan pula atas dasar kebutuhan akan pengakuan eksistensi. Wadezig! lahir dari kegelisahan atau kecintaan terhadap hal-hal tertentu yang kemudian secara terus-menerus diperbincangkan dan diusahakan. Wadezig! adalah proses. Dan sebagaimana layaknya sebuah proses, perjalanannya sangat ditentukan oleh semua elemen-elemen yang terlibat. Tidak hanya tim inti di dalam keluarga besar Wadezig!, tapi juga para Crowds.

Demikianlah. Proses itu kemudian sampai pada tahap membangun dan menjalankan toko kedua. Sub-proses baru pun dimulai. Proses besar tetap berjalan. Keseruan berlanjut. Dengan adanya toko kedua ini diharapkan bisa memotong lebih banyak lagi jarak antara kami dengan para Crowds. Karena tidak bisa dipungkiri, seperti yang sudah disampaikan di atas, semua pencapaian ini merupakan hasil dari proses yang sudah dijalani bersama baik oleh para tim maupun Wadezig! Crowds.

Wadezig! Offline Store 2 sudah resmi dibuka hari ini. Alamatnya di Jl. Ambon no. 15. Angka yang kebetulan sesuai dengan ulang tahun? Entahlah. Yang jelas kami percaya segala sesuatu terjadi untuk alasan tertentu. Kami juga percaya semua yang terjadi hari ini adalah hasil dari berbagai proses besar di masa lalu, sekaligus merupakan bagian dari proses selanjutnya di masa depan. Karenanya, di Wadezig! kami selalu memiliki alasan untuk menjadi tertantang menjalani apa yang akan terjadi besok.

 

– Ing Landjanun


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *