Folk Metal Fashion

Sebagai suatu budaya metal tak hanya sebatas musik, namun kini hal tersebut terpancar dari fashion-nya. Berbagai aliran metal memiliki cara berpakaian yang khas, seperti punk yang identik dengan rambut mohawk, thrash dengan vest jeans penuh patch, atau black metal dengan jubah hitam dan face paint. Edisi kali ini kami akan melihat bagaimana cara folk metal berkespresi melalui pakaian.

Korpiklaani+_intie2005_2

Pada dasarnya, ide fashion folk metal merujuk pada kebudayaan rakyat yang terlihat menarik dan sejalan dengan konsep “metal”.  Karena genre ini pertama kali berkembang di Eropa bagian utara, maka budaya tradisional inilah yang menjadi rujukan, budaya nenek moyang bangsa Skandinavia khususnya. Band-band seperti Turisas, Koorpiklani, Arkona, Tyr, dll banyak mengadopisi cara berpakaian ini.

Ensiferum1-500x751

Jika tertarik bergaya folk metal, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari seluk beluk budya tradisional di sekitarmu. Tidak harus Skandinavia, jika memang di tempat kalian kaya akan kearifan lokal maka angkatlah hal tersebut. Tetapi jika kamu suka sesuatu menyerupai aslinya maka tak ada salahnya mempelajari kebudayaan Skandinavia.

folk-metal1-500x395

Setelah mencari referensi tentang cara berpakaiannya, mari mulai mencari pakaian apa saja yang cocok untuk bergaya Folk metal. Pakaian berbahan alami seperti wol, kulit, dan bulu merupakan pakaian utama yang harus dicari untuk gaya ini, umum dipakai sebagai jaket atau jubah. Sedangkan untuk celana, jeans atau celana kulit berwarna hitam menjadi bawahan wajib. Untuk tampilan lebih epik, gaya folk metal membolehkan pria menggunakan rok atau kilt ala Skotlandia. Biasanya dipadukan dengan sepatu boot.

Eluveitie 2

FullSizeRender

Jika gaya tersebut dirasa kurang nyaman, untuk tampilan simple bisa dipilih kemeja flannel atau t-shirt dari band bersangkutan. Oh iya, untuk rambut biasanya panjang dan terawat, kadang mereka memilhara jenggot lebat. Sebagai pelengkap, digunakan juga aksesoris berbahan logam, tulang, atau kulit yang dibuat menjadi kalung atau gelang, biasanya berupa Mjolnir pendant, atau simbol-simbol Nordik lainnya. Terakhir, kurang “folk” rasanya apabila tidak membawa drinking horn atau alat minum tanduk. Aksesoris ini biasanya disimpan dalam tas kulit yang dikatikan di sabuk.

Itulah Crowds cara bergaya agar kamu terlihat “folkish”. Tradisi folk seperti apa yang ada di sekitarmu?


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *