Gores Sejarah Kita : Proyek Mural X Jodo

Beberapa waktu lalu, timeline Instagram dipenuhi oleh kesibukan beberapa teman seniman graffitti yang sedang berkumpul di Kalijodo. Bukan, ini bukan Kalijodo yang dulu lekat dengan kehidupan dunia malam. Mereka berkumpul di ruang publik baru yang sedang menjadi kebanggaan warga Jakarta, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo. Di sana, atas inisiasi Artsip Jakarta, para seniman ini berkolaborasi membuat mural raksasa di tembok sepanjang 24 meter.

Seniman yang terlibat adalah @Darbotz, @Tuyuloveme, @Tutugraff, @Stereoflow, @_thepopop@bujanganurban, @OlderPlus,@mr.wormo, @blesmokie dan Gigin. Bersama-sama, selama 5 hari penuh dari tanggal 5 Februari sampai 10 Februari lalu mereka menggoreskan karyanya masing-masing di tembok raksasa tersebut.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, proyek ini diinisiasi oleh Artsip Jakarta, sebuah kelompok inisiatif independen yang terdiri dari para penggiat dan individu kreatif yang sudah tidak asing lagi di komunitas seni rupa. Artsip Jakarta diberi kepercayaan untuk memegang hak kreatif dalam penciptaan dan pengaktifan ruang publik dan ruang terbuka hijau agar lebih berwarna dan tentunya dapat menonjolkan keunikan yang dimiliki oleh Jakarta.

Proyek yang bertajuk “’Immemorial Tags’, melihat Sejarah Kota, menorehkan cerita kini” ini diharapkan bisa menjadi acuan bagi para seniman khususnya dan publik pada umumnya untuk melihat sejarah kotanya dan menyadari perannya dalam membangun sejarah baru. Sebagaimana yang kita tahu, Kalijodo yang dulunya merupakan pusat kegiatan prostitusi dan perjudian, sekarang disulap menjadi ruang publik hijau yang dihiasi berbagai gaya seni graffitti yang berwarna-warni, seperti kota Jakarta yang juga dibentuk oleh keberagaman positif. Selain itu, ruang ini terbuka untuk dinikmati keluarga, anak-anak, remaja, orang tua dan seluruh warga Jakarta untuk dinamika dan interaksi yang kreatif dan positif.

Semoga langkah pemerintah Jakarta melibatkan seniman-seniman mural dalam mempercantik kota ini segera diikuti oleh kota-kota lainnya di Indonesia.

Bagi yang ingin tahu lebih banyak tentang proyek ini, silakan follow akun Instagram @artsipjakarta.

#GoresSejarahKita Ruang Publik adalah ruang dimana anak-anak, kaum remaja, dan orang tua lanjut usia menerima hak yang sama, memiliki lagi akses kebahagiaan dan saling berjumpa satu sama lain. Ruang Publik dalam tataran idealnya adalah ruang kreativitas bersama dan akan lebih baik lagi jika ruang itu memiliki unsur ekspresi kesenian serta pengembangan kecerdasan yang dibangun bersama. Kami dari @artsipjakarta percaya bahwa semakin banyak Ruang Terbuka Hijau yang difungsikan sebagai Ruang Publik akan membuat Kota Jakarta lebih manusiawi dan kreatif. #goressejarahkita #kalijodo #artsipjakarta #jakarta #graffiti #streetart #indonesia Hasil karya dari @Darbotz @Tuyuloveme @Tutugraff @Stereoflow @_thepopop @bujanganurban @OlderPlus @mr.wormo @blesmokie Gigin Persembahan dari @artsipjakarta : @senirupa @estinurjadin @hanafi_studio @tazran @harunhajadi @yoriantar @_wms_ @miamaria @hengki_koentjoro_images @renold.lim @sardjonohadidjodo Didukung oleh @zebra_pro @propanraya

A post shared by ArtSipJakarta (@artsipjakarta) on

💥X-JODO💥 #kalijodo #artsipjakarta

A post shared by Santai (@tuyuloveme) on

Selfie ants #kalijodo #artsipjakarta #goressejarahkita 📸 @tuyuloveme

A post shared by Tuts (@tutugraff) on

Kalijodo Mural 4-9 Feb ✌️

A post shared by Adi Dharma (@stereoflow_id) on

“AVOCADOING” . #kalijodo .

A post shared by avokado 🍐 (@_thepopop) on

🌴chillin like sunday morning 🌴 #kalijodo #artsipjakarta

A post shared by Kool Kats (@olderplus) on

in progress at Kalijodo, feel free to stop by if you around 🌴✌🏼

A post shared by Kool Kats (@olderplus) on

On progress, Mural Kalijodo at RPTRA Kalijodo #goressejarahkita #artsipjakarta #kalijodo @ArtSipJakarta

A post shared by Rambutil (@mr.wormo) on


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *