Membuka Khazanah Musik Nusantara Bersama @indofolk

Indonesia yang terdiri dari berbagai etnis dan suku memiliki beragam budaya dan seni dengan keunikannya masing-masing. Berbicara mengenai seni, hal tersebut tidak bisa dilepaskan dengan musik sebagai salah satu instrumennya. Berbagai etnis di Indonesia kaya akan musik tradisonal seperti gamelan yang identik dengan etnis jawa, sunda, dan Bali.

Keragaman musik Nusantara itulah yang ditangkap oleh Indo Folk, mereka mendokumentasikan setiap kejadian dalam musik tradisional dikala media lain menyampingkan musik ini. Selain menjadi bukti otentik, diharapkan kesadaran dan apresiasi akan musik tradisional meningkat seiring banyaknya ulasan mengenai musik ini.

Wadezig! sempat bertanya-tanya mengenai musik Nusantara kepada mereka di edisi #ThurstyTalk (27/08), berikut percakapannya.

@WDZG: Crowds, #ThurstyTalk kali ini kami kedatangan @indofolk dan bakal ngobrolin tentang musik tradisional. Ayo kita sapa!

@WDZG: Halo, salam kenal, apa kabar disana? @indofolk #ThurstyTalk

@indofolk: @WDZG Halo, salam kenal juga 🙂

@WDZG: Nah, kami ingin tahu lebih mengenai seluk beluk “folk.” Sebenarnya musik apakah folk itu? @indofolk. #ThurstyTalk

@indofolk: @WDZG 1) Pada dasarnya musik folk itu sangat berkaitan erat dengan budaya sebuah masyarakat tertentu.

@indofolk: @WDZG 2) Musik folk menjadi bagian yg tak terpisahkan. Dan musik digunakan sebagai “alat” untuk berucap syukur kepada Tuhan

@indofolk: @WDZG 3) Musik folk ada atau lahir berdasarkan budaya tertentu. Maka tak heran jika musik folk dlm brbagai masyarakat memiliki ke-khas-anya.

@indofolk: @WDZG 4) Musik folk adlah manifestasi dri rasa kebersamaan/ gotongroyong masyarakat. Kita dapat menemui silaturahmi ketika musik folk dgelar

@indofolk: @WDZG 5) Musik folk lahir menurut latar belakang budaya dan alam yg mempengaruhi. Dan dimiliki oleh semua masyarakat, bukan individu.

@indofolk: @WDZG 6) Maka tak heran jika musik folk yg terbilang banyak itu penciptanya anonim, atau tidak diketahui siapa penciptanya. Kira2 begitu

@WDZG: Untuk tataran Indonesia sendiri yg kaya akan budaya, bagaimana musik ini menemukan bentuknya? @indofolk #ThurstyTalk

@indofolk: @WDZG 1) Tentu saja bentuk yg dimaksud jati diri musik Folk Indonesia itu tidak ada. Musik folk yg bagaimana hingga disebut musik Indonesia?

@indofolk: @WDZG 2) Toh lagu Indonesia Raya pun menggunakan tangga nada diatonik yang asalnya dari Barat.

@indofolk: @WDZG 3) Yang jelas dan yg ada adalah musik dari berbagai etnis di Indonesia. Contoh, jika kita bicara gamelan maka identik dengan etnis..

@indofolk: @WDZG Jawa, Bali, Sunda. Lantas bagaimana dengan Talempong di Minang atau gondang di Batak

@indofolk: @WDZG 5) Maka bentuk dari musik Indonesia adalah dari keanekaragaman musik yg ada dlm etnis/ klompok masyarakat yg ada d Indonesia

@indofolk: @WDZG 6) Satu etnis yang memiliki musiknya tidak bisa mewakili apa yg dimaksud musik Indonesia. Bgitu. Next

@WDZG: Nah, berbicara etnis sunda, bisa beritahu kami siapa saja maestro yang berhubungan dengan musik ini? @indofolk. #ThurstyTalk

@indofolk: @WDZG Bnyak. Blum lagi yg tak terekspos media. Musik Sunda itu byk genrenya. Dlm Tarawangsa misalnya kita punya profil Pak Yaya dan Pak Cece

@indofolk: @WDZG Dalam Kacapi Wanda Anyar kita mengenal Koko Koswara. Dll. Banyak sekali

@WDZG: Melihat saat ini, menurut @indofolk, bagaimana apresiasi anak muda terhadap musik daerahnya? #ThurstyTalk

@indofolk: @WDZG 1) Kami amati apresiasi anak muda saat ini mulai meningkat. Hal ini terlihat dari banyaknya grup musik kolaborasi, juga komunitas2

@indofolk: @WDZG 2) Nmun tentu saja hal ini harus dibarengi dengan kesadaran mendokumentasikan musik kita. Sayangnya media yg mengangkat isu ini kurang

@WDZG: Terakhir, harapannya bagi musik folk? Dan silahkan apabila ada yang ingin disampaikan, apapun itu. @indofolk. #ThurstyTalk

@indofolk: @WDZG Harapanya tentu saja musik folk/ tradisional ambil bagian dlm industri musik arus utama. Dan smakin mningkatnya apresiasi smua klangan

@WDZG: Sip! Terima kasih telah meluangkan waktunya untuk berbincang-bincang. Sampai berjumpa di lain kesempatan @indofolk #ThurstyTalk


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *