Pasangan Graffiti Artist Dari Seluruh Dunia

Seperti segala hal, seni jalanan paling baik apabila dilakukan secara bersama-sama. Dengan bersama seniman bisa melengkapi satu sama lain dalam menyempurnakan karyanya. Penggabungan talenta-talenta kreatif bisa menghasilkan karya yang mengagumkan dan luar biasa. Terlebih, apabila hal tersebut dilakukan bersama pasangan dimana chemistry yang telah terjalin bisa berdampak pada karya yang akan dibuat. Berikut, duo graffiti artist dari berbagai belahan dunia yang juga pasangan di keseharian mereka.

Dabs & Myla

dabs & myla

Dynamic duo asal Melbourne, Australia, ini menetap dan berkarya di tembok jalanan kota Los Angeles, Amerika, sejak tahun 2009. Dabs mulai membuat graffiti sejak 1995, dan mulai mengajari Myla sepuluh tahun kemudian, setelah sebelumnya mereka pertama kali bertemu di kelas ilustrasi salah satu sekolah seni dan mulai menyukai satu sama lain. Segera setelah itu, keduanya memutuskan untuk berkolaborasi daripada membuat karya secara individual dengan nama alias Dabs Myla. Terinspirasi oleh graffiti, makanan, dan kehidupan pasangan yang chaotic, Dabs sering bermain dengan karakter nakal, dan hal tersebut ditimpali Myla dengan gambar photorealistic cityscapes-nya.

Sheryo & The Yok

sheryokport

Pasangan lintas benua yang kini menetap di Amerika Serikat saat ini sedang menjadi bahan pembicaraan di kalangan komunitas street art New York. Hal tersebut karena karya karakter keduanya yang menyebabkan ledakan-ledakan di otak, dan meresahkan jiwa. Mereka pernah disebut sebagai “10 Street Artists to Watch in 2013” oleh majalah kenamaan Complex Magazine. Sheryo lahir di Singapura, sedangkan The Yok kelahiran Perth, Australia, setelah keduanya memutuskan berkolaborasi mereka berkeliling dunia menggambar dan menggelar pameran di berbagai tempat seperti Mexico, New York, Atlanta, Los Angeles, Miami, Afrika, Belgia, London, Eropa, Seoul, Indonesia, Singapura, Vietnam, Thailand, Malaysia, Australia and Kamboja. Pameran terakhir mereka diberi judul “Nasty Goreng” terinspirasi dari makanan khas Indonesia dan beberapa seni ukir etnik Jawa.

Inkten & Clogtwo

12098440456_680dbe9114_o

Duo street artist asal Singapura yang juga menjadi bagian dari Wadezig!Familia ini telah bersama sekitar 10 tahun. Karya-karya mereka melibatkan medium besar yang di eksplorasi dengan menabrakan hukum atom fisika, melanggar aturan, menyentuh kompleksitas digital, dengan ciri khas berupa gambar karakter. Pasangan yang baru saja menikah di tahun 2015 ini, mendirikan ink&clog studio sebagai tempat berkarya keduanya menghasilkan gambar baru yang nantinya ditunjukan ke seluruh dunia.

Herakut

herakut

Herakut merupakan simbiosis dari pasangan street artist dengan alias Hera dan Akut yang berasal dari Frankfurt dan Erfurt, Jerman. Akut merupakan seorang graffiti artist, sedangkan Hera merupakan seorang pelukis, dan keduanya memutuskan untuk berkolaborasi ketika pertama kali bertemu di tahun 2004. Saat itu, mereka diundang untuk melukis di Urban Art Festival di Sevilla, Spanyol. Meskipun kedunya melukiskan karakter dalam setiap karyanya, tetapi mereka jelas memiliki style gambar berbeda, gambar Akut berupa photorealist spray paint sedangkan Hera melengkapinya dengan style tradisional cat akrilik.

Caktus & Maria

caktus e maria

Caktus dan Maria, merupakan salah satu master dari seni jalanan yang berbasis di San Severo, Italia. Dalam setiap karyanya mereka selalu menggunakan warna yang meledak-ledak dan kontras. Sebagian karyanya meruapakan tributes atau penghormatan bagi penulis dan penyair ikonik seperti Charles Bukowski.

Sya & Bow

sya & bow

Pasangan yang berasal dari London dan menetap di Dubai lima tahun terakhir ini dikenal sebagai Sya dan Bow atau “the Graffiti Lovers”. Mereka pertama kali bertemu di tempat parkir Dubai Festival City, dimana tempat tersebut merupakan legal spot dan bisa digambari oleh semua orang. Pertemuan tersebut membuat mereka memutuskan untuk berkolaborasi, dan menciptakan berbagi karya seni secara bersama-sama. Tercatat, mereka pernah terlibat dalam berbagai project di sekitar Timur Tengah seperti lukisan aerosol terbesar dalam ruangan yang digelar di Aloft Hotel, Abu Dhabi, UAE. Selain itu, pasangan yang menikah akhir 2012 ini pernah berkolaborasi dengan berbagai brand seperti G-Shock Casio, Nokia, dan Play Station.

Jana & JS

jana & js

Pasangan street artist yang berbasis di Salzburg, Austria, ini mengeksplorasi elemen arsitektur. Ketika seniman lainnya menggunakan tembok sebagai media, karya terakhir pasangan ini berada di batang pohon besar sebagai kanvas. Dalam medium tersebut mereka melukis figur miniatur.

Referensi

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *