Street Flick: Rekam Jejak Graffiti Bandung

Kancah street art di kota Bandung kembali menggeliat dengan digelarnya acara “Street Flick” pada Minggu (3/4) lalu. Bertempat di MyTummyCorner, Jl. Setiabudhi No. 56, Bandung, acara ini menampilkan 500 lebih arsip graffiti yang pernah menghiasi tembok-tembok Bandung 11 tahun terakhir. Street Flick menjadi sebuah ruang pertemuan, tempat karya graffiti & street art yang tersembunyi, tersebar di jalan dan lekang termakan perubahan kota, bertemu untuk ditampilkan kembali. Sebagai rangkaian acara, digelar juga afternoon talk bersama narasumber yang telah malang-melintang di dunia graffiti seperti Shake, Bedlamorama, Aldone, dan The Yellow Dino.

IMG_5055

IMG_5090

Pameran dibuka jam 17.00, guyuran hujan deras cukup meresahkan kala itu, tetapi hal tersebut tak menyurutkan pengunjung untuk datang melihat acara ini. Ramainya pengunjung membuat acara riuh sekaligus meriah, mereka dimanjakan dengan suguhan live painting dan lagu-lagu yang dimainkan para DJ. Acara semakin lengkap ketika pengunjung disuguhi camilan dan barbeque gratis yang telah disediakan penyelenggara. Suasana akrab dan santai kental terasa, semakin malam venue semakin disesaki pengunjung yang terus berdatangan.

IMG_5086

IMG_5083

IMG_5087

Melihat graffiti yang ada di Street Flick kita seperti diajak masuk mesin waktu, kembali ke sekitar tahun 2000’an awal. Graffiti yang muncul dari masa itu terdokumentasikan dan diperlihatkan kembali dalam enam LCD 17 inch. Slide demi slide ditampilkan perinci, membuat kagum siapapun yang melihatnya hingga rela berdiri lama memandangi setiap piece sampai selesai.

Dalam press release-nya penyelenggara mengatakan, “Street Flick merupakan ajang untuk menyatukan seniman-seniman street art untuk saling bertegur sapa sekaligus bertatap langsung dengan penikmat karyanya. Hal ini menegaskan street art sebagai karya yang mudah dinikmati siapa saja.”

Karya graffiti yang ditampilkan di acara ini dikumpulkan dari berbagai street artist dan kolektif crew diantaranya 55Klan, Abeoners, ADCTD, Akne, AMR, Andre14k, Astronautboys, Autor, Bake, Beansboy, Beast, Bedlam, BLAST, Bley, Blood-O, Bud, Bulldevil, Cheztwo, Chita76, Chuba, Condo, Cozatwo, Crut, CSTR, Curse, Derto, Dielz20, Dor, Dobz, Dots, DSTR, Easrone, Elmondo, Empty Squad, Evildo, FAB, Faze, Fels, Freeze, Frizco, GIMS, Hand, Hellomuaw, Indy60, Jinx, Kibi, KPRL, Kum, KYD, Loveshugah, Mfadeck, MIAO, Maslek, Mondayz, Muska, MUTE, NBC, Ndo, Nehar, Ngiknguk’, Nintythree, Noah, Older+, Onde, OPS, Over Spray, Pope, Prime, Racht4, Ranger Bastards, Razorone, Riper, Roel, Rofe, Rushky, Prime, Ryesix, Semproel, Spraying Berdua, SBNT, Shake, Skeed, SRC, SSK, Stereoflow, Stupidkill, Tag Team, Tellthem, The Two D, The Rats, The Yellow Dino, Urbs, Vano, Waka, Wals, Wildslime, WHOP, Wong, Woohoo, Wooof, Yanzz, dan ZKRZO.

Keseruan yang terjadi di acara Street Flick bisa dilihat melalui galeri foto di sini.

 


One reply on “Street Flick: Rekam Jejak Graffiti Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *