Tanbo Art, Seni Grafis Unik Dengan Media Sawah

Jepang dikenal sebagai salah satu negara di asia yang mana perkembangan kreativitas dari berbagai aspek patut diacungi jempol. Jika berbicara mengenai teknologi tentunya kita semua sudah mengakui bahwa negeri matahari terbit ini memang memiliki pamor di mata dunia. Begitupun dengan kesenian dan budayanya, Jepang dikenal sangat memegang teguh nilai-nilai kebudayaan, salah satunya kesenian. #TrueTues kali ini kita akan sedikit membahas mengenai salah satu kreativitas seni yang luar biasa, diciptakan oleh masyarakat Jepang dikenal dengan istilah Tanbo Art.

tanbo

Tanbo dalam bahasa Jepang yang berarti beras/padi. Istilah Tanbo Art sendiri mengacu pada kreativitas seni lukis dengan memanfaatkan sebuah bidang sawah sebagai media. Sejarah awal terciptanya, Tanbo Art ini muncul melalui kreativitas beberapa penduduk di daerah Inakadate(perfektur Aomori, daerah Tohoku di Tokyo). Pada tahun 1993, beberapa penduduk di sana yang mayoritas adalah petani berencana untuk mengadakan revitalisasi di kawasan tersebut. Eksplorasi arkeologi menyebabkan kesadaran bahwa padi telah ditanam di daerah tersebut selama lebih dari 2000 tahun. Untuk menghormati sejarah ini, mulailah mereka membuat inovasi karya seni dan sawah dipilih sebagai medianya. Guna memperoleh warna yang beraneka rupa, petani Inakadate menggunakan empat jenis varian padi.

Tanbo_art_in_Inakadate_2012_B

tanbo-art-50

Proses penciptaan karya seni Tanbo Art ini memang memakan waktu yang cukup lama, dan proses pembuatannya pun harus dilakukan dengan perhitungan tertentu yang mendetail. Hal ini dikarenakan proses penciptaan Tanbo Art melibatkan tanaman padi sebagai media yang memungkinkan memakan waktu hingga beberapa bulan/tahun hingga terciptanya sebuah gambar yang sempurna. Untuk mewujudkan sebuah karya seni visual  tersebut, para petani mengadakan penelitian dan pengembangan dari beberapa jenis varian padi yang memiliki kekhasan warna tertentu yang nantinya dipadukan menjadi sebuah bentuk lukisan raksasa pada bidang sawah.

tanbo art6

Desain awal dari sebuah  Tanbo Art biasanya dibuat terlebih dahulu di komputer dengan menggunakan skala tertentu, sehingga nantinya presisi gambar yang ingin diciptakan dapat terukur ketika proses pembuatannnya. Gambar yang ditampilkan bervariasi, dari mulai tokoh-tokoh legenda Jepang,  figur orang terkenal, karakter mitologi Jepang, atau karya seni abstrak yang kebanyakan identik dengan ukiyo e style (karya seni lukis khas Jepang). Namun, belakangan ini ada juga beberapa hasil karya Tanbo Art yang menggunakan karakter-karakter dari anime Jepang seperti doraemon.

tanbo-japanese-rice-field-art-1

Di masa sekarang, pembuatan Tanbo Art ini menjadi agenda tahunan bagi beberapa penduduk di beberapa daerah yang masih beriklim agraris di mana pada bulan April biasanya para warga berkumpul dan mengadakan musyawarah untuk menentukan gambar apa yang akan ditampilkan pada musim bercocok tanam selanjutnya. Misalnya saja, di tahun 2007 saja ada 700 petani yang membantu dalam satu proyek Tanbo Art. Kini, Tanbo Art sudah menyebar ke berbagai wilayah di Jepang dan bisa dibilang merupakan salah satu objek wisata bagi turis yang berkunjung ke Jepang.

Ketika industri seni sibuk dengan pemujaan pada seniman-seniman berkelas, takjub terhadap harga selangit di balai-balai lelang terkenal, kaum akar yang sering terpinggirkan tetap asik mencipta karya seni dengan basis kerakyatan serta kebersamaan. Tanbo Art murni karya seni yang berakar kerakyatan. Hal ini juga menjadi bukti bahwa kaum tani pun memiliki cita rasa seni yang tinggi.

Berbicara tentang Jepang, Wadezig! pun memiliki koleksi Japanese Illustration Series yang bisa kamu cek di sini.

Sumber
Sumber


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *