[Tutorial] – Mengupas Tuntas Proses Pembuatan Artwork “Foam”

Pada kesempatan Case study kali ini kami tidak akan menjelaskan makna di balik desain, melainkan membuat sebuah tutorial. Bagi mereka yang menggeluti desain grafis tutorial bukanlah hal asing, disitulah proses kesabaran suatu pencapaian didapat. Tutorial ini sebenarnya diperuntukan tidak hanya bagi mereka yang sudah mahir menjalankan perangkat lunak editing seperti Photoshop, bagi yang baru memulai penjelajahannya di dunia desain grafis pun dapat menyelesaikannya, asalkan tekun mengikuti langkah demi langkahnya.

Desain yang akan dikuliti di tutorial ini berjudul “Foam”, merupakan salah satu koleksi baru Wadezig! bulan Februari. Baiklah.. Untuk memulainya siapkan material gambar background, efek serta jenis text atau logo yang akan digunakan, kalian bisa mengunduhnya di bawah ini.

1. Langkah pertama yaitu membuat background. Disini kami menggabungkan beberapa gambar sehingga menciptakan satu latar belakang yang terlihat bersih dan unik, buatlah sekreatif mungkin.

2. Setelah latar belakang siap digunakan, siapkan layer baru beri nama Logo kemudian masukan objek logo atau sebuah text tertentu, yang mana kali ini kami menggunakan logo. Aturlah sedemikian rupa agar logo tersebut terlihat menyatu dengan background.

3. Langkah berikutnya menerapkan efek buih pada layer Logo. Buatlah sebuah preset brush apabila kalian belum mengetahui bagaimana cara membuatnya lihat video ini terlebih dahulu.

4. Setelah itu buat layer baru beri nama Buih. Isi layer tersebut dengan background solid warna Abu-abu 50% kemudian terapkan preset brush yang telah kita siapkan (terdapat pada langkah sebelumnya) atur setting pada Scale disini kami menggunakan ukuran skala 30%.

5. Buatlah seleksi dengan menekan Ctrl pada bagian layer Logo.

6. Setelah terseleksi klik layer Buih selanjutnya tekan tombol Layer Mask yang telah kami tandai warna kuning di Dengan begitu kalian bisa menghilangkan tanda visible pada layer Logo atau cukup menghapusnya saja.

7. Selanjutnya cari tab Windows> Brush, buatlah preset pada kolom Shape Dynamics dengan Size Jitter 100% dengan control Pen Pressure dan pada Kolom Scattering dibawahnya dengan mencantumkan nilai 100% pada bagian Scatter.

8. Buatlah kontur seluruh layer Buih pada hasil Layer Mask dengan menggunakan tools.

9. Berikut adalah hasil lebih dekat setelah menerapkan efek tak beraturan pada Layer Mask Buih, kalian bisa membuatnya lebih tipis lagi atau mengubah bentuk logo sehingga terlihat lebih natural.

10. Ubahlah mode blending layer Buih menjadi Overlay sehingga terlihat menjadi seperti ini.

11. Untuk mendapatkan hasil buih yang bagus, buatlah seleksi pada Layer Mask Buih kemudian Copy dan Paste pada layer baru diatasnya, beri nama B&W.

Image> Adjustment> Black and White (Buatlah tone Blue lebih kontras rata kiri), selanjutnya Image> Auto Contrast.

Menyesuaikan Level: Image> Adjustment> Levels (geser sedikit pada point putih dan hitam ke tengah).

Selanjutnya buatlah pengaturan brush dengan komposisi blur 30% pada tool Eraser (E) dan usap seluruh bagian sisi kiri pada layer B&W, terakhir ubah mode Blending layer tersebut menjadi Screen kemudian bermainlah dengan setting Opacity.

12. Hilangkan sejenak layer Buih, selanjutnya membuat efek basah bagian pasir. Buatlah seleksi pada layer Background dengan menggunakan kombinasi tools Quick Selection Tools (W) dan Lasso Tools (L). Usap bagian pasir tersebut sehingga terseleksi seluruhnya seperti gambar di bawah, di tahapan ini kreatifitas sangat diperlukan untuk menciptakan hasil yang baik, maka dari itu bereksplorasilah.

13. Setelah mendapatkan seleksi yang sempurna kemudian extract hasil seleksi tersebut dengan cara menduplikatnya atau cukup menekan tombol Ctrl+J, beri nama Pasir setelah itu buka tab Image> Auto Contrast dengan layer masih kedaan terseleksi, maka hasilnya seperti ini.

14. Buatlah seleksi pada Layer Mask Buih untuk menghilangkan hasil seleksi pada layer Pasir dengan menekan tombol Ctrl+X sehingga terlihat seperti ini.

15. Buatlah layer baru simpan pada bagian paling atas kemudian beri nama Efek. Seleksi Layer Mask Buih setelah itu isilah layer tersebut dengan warna apa saja. Ubah pada Fill Layer menjadi 0% dan terapkan efek Blending seperti “Drop Shadow” dan “Bevel and Emboss” yang ada dibawah.

16. Langkah terakhir adalah mengubah warna gambar menjadi efek Duotone. Grup seluruh layer dan beri nama Master kemudian duplikat beri nama Flatten. Setelah itu merge grup tersebut, selanjutnya buatlah Adjustment Layer>Gradient Map buatlah persis seperti yang ada di bawah.

Semoga bermanfaat! Langsung praktekan di rumah ya Crowds.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *