Wadezig! Trip: Day 1 Surabaya – Malang

Surabaya – Malang – Bali Trip

Jumat, 17 Januari 2014

Pagi itu, gerimis mengguyur kota Bandung dan membuat udara menjadi sangat dingin namun tak mampu mengurangi semangat kami untuk memulai perjalanan trip Surabaya-Malang-Bali. Kami bertiga tiba di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara pada pukul 07.00 kurang. Karena belum sempat sarapan, kami pun membeli roti dan teh manis hangat untuk mengisi dan menghangatkan perut. Take off pukul 8.15, si burung mesin membawa kami terbang dari Bandung ke Surabaya dalam perjalanan selama kurang lebih dua jam.

Tiba di kota terbesar kedua di Indonesia pada pukul 10.00, kami langsung meluncur ke Garlick Store di jalan Bawean. Perjalanan dari bandara Internasional Juanda sampai ke jalan Bawean tak terasa membosankan. Justru sebaliknya, banyak hal yang bisa dilihat di sisi kiri dan kanan jalan. Trotoar di kota Surabaya lebar-lebar, sangat nyaman untuk berjalan kaki. Selain itu banyak taman dan pepohonan di pinggir jalan, serta jalanan pun sangat bersih. Acungan jempol untuk kota Pahlawan!

Lokasi fashion store di Surabaya tersebar di seantero kota, tidak seperti di Bandung yang terkonsentrasi di jalan-jalan tertentu seperti Jalan Sultan Agung, Trunojoyo ataupun jalan Riau. Garlick Store yang terletak di Jalan Bawean dikelilingi oleh perumahan-perumahan tetapi tetap ramai dikunjungi oleh konsumen setianya. Kamu bisa menemukan semua fashion item untuk laki-laki dan perempuan mulai dari sepatu, tees, shirts, jaket, sweater, snapbacks, dan dompet.  Selain berbelanja fashion items dengan sangat banyak pilihan, di Garlick Store kalian juga bisa nongkrong dan makan di Nostri Café yang terletak di bangunan yang sama.

 

Ingin membeli kado untuk orang tercinta atau sahabat? Kamu bisa belinya di Garlick Store dan kamu akan langsung mendapatkan free wraping! Menarik bukan?! Kami pun menyempatkan mengobrol dengan Distribution Manager Garlick Store yang bernama Agan. Dia bercerita banyak mengenai Garlick Store, perkembangan fashion di kota Surabaya, hingga info terbaru seputar industri fashion nasional.

Setelah mengobrol banyak di Garlick Store, Agan merekomendasikan sebuah tempat makan terkenal di Surabaya, namanya Rumah Makan Ibu Rudy. RM Bu Rudy terletak di jalan Dharmahusada no 140 Surabaya, Ternyata resto itu sudah banyak dikunjungi artis-artis ibukota. Di sana, selain sebagai tempat makan, juga berfungsi sebagai pusat oleh-oleh Surabaya. Makanan yang khas di sana adalah nasi udang. Udang dan sambalnya enak! Recommended! Sesudah makanan yang kami pesan kami santap habis, kami membeli beberapa oleh-oleh. Sayangnya, para pelayan di bagian oleh-oleh itu terasa sangat tidak ramah!

Beres makan dan membeli oleh-oleh, kami melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi beberapa fashion store di kota Surabaya. Kami juga menyempatkan untuk bertemu sejenak dengan Pino, writer asal Surabaya. Pino mengajak kami mengunjungi beberapa spot karya-karyanya di kota Surabaya. Pino menyampaikan bahwa beberapa karyanya banyak yang dicoreti oleh pihak yang tak dikenal. Meskipun begitu, dia tetap semangat berkarya. Kalian bisa melihat beberapa foto karyanya di bawah ini.

Jam sudah menunjukkan pukul 17.00 dan kami pun harus melanjutkan perjalanan menuju Malang, tapi kami harus kembali ke Garlick Store mengantarkan Agan kembali ke sana. Jalanan Surabaya ramai dan sedikit macet karena bertepatan dengan jam pulang kantor. Pukul 18.00 kami tiba di Garlick Store dan langsung berpamitan untuk ke Malang. Terima kasih banyak Agan yang sudah meyempatkan waktunya menemani kami jalan-jalan di kota Surabaya!

Hari sudah gelap, kegelapan diselingi suasana jalanan malam hari yang menemani perjalanan 2,5 jam kami dari Surabaya ke Malang. Meskipun kami tak sabar untuk merebahkan diri di kasur tapi tetap saja kami menikmati perjalanan dan pemandangan di luar. Pak supir sering juga bercerita tentang dirinya dan kota Malang, kota kelahirannya. Setelah berjam-jam di dalam mobil, akhirnya kami pun tiba di kota Apel. Pak supir langsung mengantarkan kami ke penginapan di Fendi’s Guest House yang beralamat di Jalan Kawi. Penginapannya sangat nyaman, bernuansa Jawa-Belanda dan dipenuhi mebel-mebel kuno!

Penasaran bagaimana petualangan kami di kota Malang? Ikuti terus cerita kami di artikel selanjutnya!
Ingin melihat foto-foto lengkap hari pertama di Surabaya dan Malang? Ayo kunjungi Flickr Wadezig!. Apa rekomendasi kalian Crowds kalau Wadezig! nanti berkunjung lagi ke Surabaya? Ayo mention kita di Twitter @WDZG atau kasih komentar di bawah ini!

 


One reply on “Wadezig! Trip: Day 1 Surabaya – Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *