#WedWearing : Care With Your Tshirt

SONY DSC

Tshirt merupakan pakaian yang sangat sederhana dan nyaman untuk digunakan.  Bahkan tshirt sudah menjadi identitas karakter dari si pemakai. Tapi banyak diantara kita yang belum tahu cara merawat tshirt agar awet (tahan lama) dan tetap nyaman dipakai. Gak jauh beda dari WedWearing sebelumnya, kali ini kami mau berbagi tips yang lebih spesifik gimana merawat Tshirt yang benar. Nah, karena produk Wadezig! lebih mengutamakan design grafisnya, berikut tips merawat koleksi kaos kesayangan kamu terutama dalam hal merawat gambar sablonnya:

1. Jangan merendam Tshirt terlalu lama
Sebaiknya merendam tshirt tidak lebih dari 1 jam untuk tshirt yang sudah lama, sedangkan kaos baru tidak boleh lebih dari 30 menit. Jika lebih, deterjen bisa menyebabkan sablon pada tshirt akan cepat rusak dan membuat bahan mudah lapuk juga memudarkan warna bahan.

2. Pisahkan Tshirt saat dicuci
Pisahkan antara tshirt yang berwarna kuat (seperti hitam, merah, biru, hijau, dll) dengan pakaian yang berwarna putih. Karena akan menyebabkan luntur. Pisahkan juga tshirt yang sangat kotor dengan yang tidak begitu kotor, karena jika dicampur nanti hanya akan transfer kotoran saja. Dan sebaiknya pisahkan pakaian dewasa dengan pakaian balita, karena umumnya pakaian dewasa lebih kotor dari pakaian balita.

3. Jangan menyikat kaos
Saat mencuci tshirt jangan menyikat terlalu keras, karena bisa merusak sablon pada kaos tersebut dan merusak serat pakaian kita sehingga menjadi berbulu. Juga hindari kucekan dan perasan yang terlalu kuat karena dapat merusak pori-pori baju.

4. Jemur Tshirt terbalik
Sinar matahari dapat mengakibatkan warna tshirt dan sablon kaos memudar. Oleh karena itu sebelum menjemur tshirt yang telah di cuci sebaiknya di balik terlebih dahulu agar sablon tidak langsung menghadap ke matahari.

5. Jangan jemur Tshirt memakai hanger
Hindari menggantung dengan hanger pada saat menjemur pakaian dengan kondisi pakaian atau tshirt dalam keadaan basah karena bagian leher tshirt akan cepat melar akibat tidak kuat menahan beban air pada tshirt yang basah. Hindari juga menggantung tshirt pada tali/kawat jemuran karena dapat merusak tekstur kain yang halus.

6. Hindari pemutih untuk Tshirt
Pemutih pakaian mengandung zat kimia yang sangat kuat, yang bisa menyebabkan sablon menjadi luntur dan terkelupas. Pemutih pakaian juga berpotensi membuat tshirt jadi cepat tipis dan kasar. Walaupun tshirt mahal atau dibeli di online store, itu bukan jaminan karena zat kimia tersebut bersifat merusak.

7. Jangan mencuci Tshirt dengan mesin cuci
Sebaiknya cuci tshirt menggunakan tangan. Mesin cuci dapat membuat tshirt menjadi melar, sablon cepat rusak, dan pori-pori kasar. Hal ini dikarenakan saat berputar tshirt akan menerima beban tarik-ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya.

8. Menyetrika Tshirt
Agar awet selalu setrika tshirt setelah dicuci dan dijemur. Juga pastikan tshirt disetrika pada keadaan kering. Untuk kaos sablon berwarna selain putih, hindari menyetrika pada bagian sablon. Atur juga posisi panas setrika pada posisi sedang. Berikan penutup kain untuk menutupi permukaan sablon agar tdk terkena panas setrika secara langsung atau dapat juga membalik tahirt pada saat menyetrika.

9. Menghilangkan noda pada Tshirt
Jika tshirt terkena noda, segera cuci pada bagian yang bernoda. Gunakan shampoo/detergen, oleskan pada bagian noda, gosok dengan halus dan bilas dengan air bersih hingga noda hilang.

10. Tshirt keren bukan untuk tidur
Agar tahirt keren kesayangan Kamu awet, jangan dipakai untuk tidur, karena keringat saat kita tidur bisa membuat tshirt kita cepat kotor dibagian leher. Selain itu, pressure pada tshirt akan membuatnya cepat melar.

11. Pakailah Tshirt sesuai kebutuhan
Sebaiknya koleksi tshirt kesayangan kamu jangan terlalu sering digunakan. Oleh karena itu, miliki beberapa koleksi tshirt agar frekuensi Kamu menggunakannya agak lama dan bergantian. Sehingga koleksi tahirt kamu selain banyak juga awet.

See, mudah kan, Crowds? Selamat mencoba! 🙂


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *